Aniaya Bocah Panti Usai Diperkosa, 10 Pelaku Terancam jadi Tersangka

24 November 2021

KALTIM.FAJAR.CO.ID – Aparat kepolisian dari Polresta Malang bergerak cepat melakukan penyelidikan kasus dugaan pemerkosaan dan penganiayaan yang dialami Menik (nama rekaan), 13, bocah putri penghuni salah satu panti asuhan di Kecamatan Blimbing Kamis sore (18/11). Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto menegaskan, bahwa pelaku pemukulan sudah jelas, sehingga besar kemungkinan akan ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah jelas (kemungkinan) tersangkanya dalam video tersebut, tinggal kami dalami dari korban dan visum,” kata mantan Wadir Reskrimsus Polda Kalsel itu dikutip dari Radar Malang (Jawa Pos Group).

Kepolisian akan memanggil saksi sebanyak-banyaknya. Dia pun akan mengundang ahli dalam asesmen. “Iya, kami akan panggil psikolog forensik, karena itu semua butuh proses,” ujar Buher, sapaan karibnya.

Hingga pukul 18.00 WIB, pemeriksaan terhadap Mentik masih berlangsung. Sebanyak 10 terduga pelaku, termasuk YG dan istrinya SL juga hadir memenuhi panggilan polisi. Bisa jadi, tak lama lagi mereka jadi tersangka.

Karena psikologi korban masih labil, kepolisian pun harus berhati-hati dalam melakukan pemeriksaan. “Saksi dan korban kami periksa. Laporannya baru turun hari ini (kemarin),” terang Buher ini.

Komentar

VIDEO TERKINI