Menteri PUPR Minta 241 Bendungan Dikosongkan, Antisipasi Dampak Badai La Nina

23 November 2021

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kanan). (Antara)

KALTIM.FAJAR.CO.ID – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menginstruksikan seluruh bendungan di Indonesia segara dikosongkan. Hal tersebut guna mengantisipasi dampak badai La Nina untuk menampung debit air saat puncak musim hujan.

”Ada 231 bendungan, plus sembilan yang baru ini. Jadi total 241 bendungan yang besar itu akan kita kosongkan di titik yang terendah,” kata Basuki seperti dilansir dari Antara saat kunjungan persiapan peresmian Bendungan Karalloe, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Senin (22/11/2021).

Pengosongan bendungan-bendungan itu, lanjut Basuki, sudah termasuk sembilan bendungan baru yang diresmikan Presiden Joko Widodo sepanjang 2021.

Tujuan pengosongan ratusan bendungan tersebut, untuk mengantisipasi dampak La Nina yang dianggap sebagai badai ekstrem basah, diprediksi terjadi pada akhir 2021 dan awal 2022.

”Pengosongan semua bendungan untuk menampung debit air hujan serta mengendalikan banjir. Supaya saat puncak musim hujan masih bisa tertampung dan mengendalikan banjir di situ,” ujar Basuki.

Komentar

VIDEO TERKINI