Curah Hujan Intensitas Tinggi, Sejumlah Daerah di Banua Berpotensi Banjir

23 November 2021

Banjir di Hulu Sungai Tengah. BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Kalsel berpotensi banjir di sejumlah wilayah Kalsel. | FOTO: RADAR BANJARMASIN

KALTIM.FAJAR.CO.ID, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, kemarin (21/11) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Kalsel untuk hari ini (22/11) dan besok (23/11).

Dalam peringatan tersebut menyebutkan, pada dua hari ke depan sejumlah daerah di Banua berpotensi diterjang banjir lantaran diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Rizqi Nur Fitriani mengatakan, berdasarkan data mereka pada hari ini diprakirakan terdapat potensi banjir dalam tingkat waspada di wilayah Kabupaten Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan, dan Hulu Sungai Utara.

Kemudian pada esok hari, dia menuturkan, mengacu peringatan dini cuaca ekstrem harian terdapat potensi banjir di wilayah Kabupaten Kotabaru, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, dan Hulu Sungai Tengah.

Terkait adanya potensi banjir tersebut, Rizqi mengimbau agar masyarakat selalu waspada apabila daerahnya diguyur hujan deras. “Apalagi secara umum cuaca tiga hari ke depan di Kalsel diprakirakan berawan hingga hujan lebat,” imbaunya.

Tingginya curah hujan sendiri menurutnya, dikarenakan adanya daerah Low Pressure di selatan Jawa yang secara tidak langsung menyebabkan terbentuknya daerah belokan angin (shearline) di sekitar Kalimantan Selatan. “Juga adanya tingkat labilitas lokal kuat mendukung proses konvektif pada skala lokal di wilayah Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Ditanya, apakah deforestasi hutan di kalsel memengaruhi cuaca dan banjir lantaran wilayah serapan air semakin berkurang, Rizqi enggan menjawabnya. “Mohon maaf tidak bisa memberi pendapat, karena itu di luar ranah BMKG. Apalagi setiap wilayah memiliki topografi yang berbeda-beda,” paparnya.

Komentar

VIDEO TERKINI