Sepanjang 2021, BNNP Kaltara Gagalkan 9 Kasus Penyelundupan Sabu

15 November 2021

Tim gabungan dari BNNP Kaltara dan Bea Cukai Tarakan saat memperlihatkan barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan pada 21 Mei lalu.

KALTIM.FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara, Bandara Juwata Tarakan, dan Bea Cukai Tarakan, sepanjang tahun ini berhasil menghentikan penyelundupan puluhan kilogram narkotika jenis sabu-sabu.

Menurut Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tarakan, Minhajuddin Napsah, semua pintu masuk melalui pelabuhan atau bandara sangat berpotensi jadi jalur penyelundupan barang berbahaya.

Sepanjang tahun ini, pihaknya berhasil mengungkap 9 perkara narkotika. Terdiri dari 75 kilogram (kg) narkotika jenis sabu-sabu, 5 gram ganja jenis NPS Synthetic Cannabinoid dan 485 gram ganja jenis Delta-9 Tetrahydrocannabinol.

“Jika ditotal, seharga Rp 113.438.318.000. Ini upaya kami sejak Januari. Kami tetap berupaya menjaga Kaltara agar tidak menjadi pintu masuk narkotika,” tegasnya, Sabtu (13/11).

Mesti begitu, pihaknya mengakui ada keterbatasan personel. Sebanyak 70 pegawai di Bea Cukai Tarakan akan diberdayakan semua. Khususnya pada Unit Pengawasan dan Penindakan.

“Kami tetap berkolaborasi dan tidak bisa bekerja sendiri. Perlu dukungan dan mendukung. Seperti sebelumnya kita bekerja sama dengan BNNP. Dukungan masyarakat juga sangat diharapkan. Supaya masa depan generasi muda bisa lebih baik lagi,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bandara Juwata Tarakan, Agus Priyanto menegaskan, selama ia menjabat sejak Februari 2020 lalu, sudah 4 kali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu.

Modus yang ditemukan beragam. Seperti menyelundupkan sabu-sabu yang sudah dicairkan, dan sabu-sabu yang disimpan dalam kotak pengeras suara.

Komentar

VIDEO TERKINI