Jelang Pembangunan IKN, Balikpapan Perketat Warga Pendatang dengan Aturan

12 November 2021

Pusat kota Balikpapan.

KALTIM.FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Minyak bakal memperketat pendatang atau warga ber-KTP luar Balikpapan, menyusul rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur.

Wali Kota Rahmad Mas’ud mengatakan, Balikpapan sebagai kota penyangga dan gerbang Kalimantan Timur berpotensi kedatangan pendatang baru. “Nah yang datang ini, nanti bakal kami perketat.

Seperti era Wali Kota Balikpapan Imdaad Hamid, pendatang tidak memiliki KTP Balikpapan dan tidak mendapatkan pekerjaan selama berada di Balikpapan dalam beberapa waktu harus kembali ke daerah asal,” kata Rahmad, Kamis (11/11).

Ia menerangkan, bisa berbahaya, jika mereka yang datang tidak ada jaminan pekerjaan. Rahmad mengaku, adapun jaminan bagi pendatang ke Balikpapan, salah satu langkah menekan dan mengantisipasi melonjaknya pendatang ke kota Balikpapan. Pasalnya, pembangunan IKN rencananya sudah mulai dikerjakan awal 2022.

“Kita berharap dan mudah-mudahan pembangunan IKN terealisasi, tidak tertunda dan tidak molor lagi. Kita harus mendukung dan mempersiapkan sebagai warga Balikpapan atau Kaltim di tengah pembangunan IKN banyak pendatang yang datang ke sini,” ungkapnya.

Komentar

VIDEO TERKINI