Armada Laut Tiongkok Terbesar di Dunia, Apakah Indonesia Masuk Jadi Pangkalannya?

8 November 2021

Presiden Tiongkok Xi Jinping menginspeksi personel Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Foto: Xinhua

KALTIM.FAJAR.CO.ID, WASHINGTON – Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) merilis laporannya yang terbaru tentang kekuatan militer Tiongkok. Laporan tahunan bertitel Military And Cecurity Developments Involving People’s Republic of China 2021 untuk Kongres AS itu membeber kehadiran Angkatan Bersenjata Tiongkok yang makin kuat di kancah global.

Salah satu isu yang diangkat dalam laporan itu ialah soal konflik di Laut China Selatan yang bersinggungan dengan wilayah Perairan Natuna.

Laporan itu menyebut kekuatan laut Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) merupakan yang terbesar di dunia. Angkatan laut negeri pimpinan Xi Jinping itu memiliki 355 kapal dan kapal selam, termasuk 145 kapal perang permukaan.

Selain itu, Angkatan Laut PLA juga mempersiapkan kemampuannya melakukan serangan jarak jauh yang presisif terhadap target di darat. Dalam rangka memperkuat kehadiran di tingkat global, Tiongkok juga meningkatkan kemampuannya dalam peperangan antikapal selam.

Pentagon-markas Kementerian Pertahanan AS- memperkirakan jumlah armada laut Tiongkok akan terus bertambah menjadi 460 kapal pada 2030. Adapun untuk armada udara, Tiongkok merupakan kekuatan terbesar ketiga di dunia. Itu belum termasuk kemampuannya soal nuklir.

Tiongkok juga memiliki People’s Armed Forces Maritime Militias (PAFMM) atau milisi maritim. PAFMM merupakan warga sipil yang siap dimobilisasi.

Namun, PAFMM sudah menunjukkan kiprahnya dalam mencapai tujuan kampanye militer Tiongkok. Sejak akhir Desember 2019 hingga pertengahan Januari 2020, lebih dari 50 kapal penangkap ikan Tiongkok dengan kawalan patroli penjaga pantai Negeri Panda itu beroperasi di sebelah timur laut Perairan Kepulauan Natuna yang diklaim milik Indonesia.

Komentar

VIDEO TERKINI