Pasutri Korban Perahu Terbalik Itu Tinggalkan Dua Balita

6 November 2021

Pasutri Dian Purnama-Erma Azila, warga Semambung, Bojonegoro, di antara penumpang perahu terbalik di Bengawan Solo yang masih dalam proses pencarian. (istimewa)

KALTIM.FAJAR.CO.ID – Upaya pencarian korban perahu terbalik di Bengawan Solo Tuban-Bojonegoro, Sabtu (6/11) hari ini masih berlanjut.

Hingga berita ini diunggah, tim SAR gabungan sudah berhasil menemukan 5 korban meninggal dunia. Rencananya, pencarian akan berlangsung hingga H+7 sejak tragedi terjadi pada Rabu (3/11) lalu.

Menurut Nurcholis, agen BPBD Jatim Kabupaten Bojonegoro, Jumat (5/11) kembali ditemukan satu korban meninggal dunia. Namun, identitasnya belum diketahui. “Data dari tim DVI (digital interface visual) masih belum keluar,” katanya kepada JawaPos.com, Sabtu (6/11).

Sebelumnya, sampai Jumat (5/11) sore kemarin, masih ada 5 korban yang dalam proses pencarian.

Yakni, Erma Azila, 27, Desa Semambung, Bojonegoro; Dian Purnama, 27, Desa Semambung, Bojonegoro; Dedi Sutiyono, 24, Dusun Secang, Ngandong, Grabagan, Tuban; Sutri, 50, Maibit, Tuban; Arifin, Ngandong, Grabagan, Tuban.

Nah, satu tambahan korban meninggal yang baru ditemukan itu kemungkinan salah seorang di antara lima nama tersebut. “Yang jelas, korban terakhir yang ditemukan pada Jumat malam itu berjenis kelamin laki-laki. Kepastiannya, tunggu rilis resmi,” ujar Nurcholis.

Yang mengharukan, dari 5 korban yang dalam proses pencairan itu terdapat pasangan suami-istri. Yakni, Dian Purnama-Erma Azila, keduanya warga Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Keduanya, meninggalkan dua anak balita. Bahkan, salah seorang di antara bocah itu selamat dari tragedi perahu terbalik itu.

Komentar

VIDEO TERKINI