Kemenaker Sidak Campuspedia yang Beri Gaji Magang Rp100.000 Per Bulan dan Denda Rp500 ribu Jika Resign

1 November 2021

Kemnaker Sidak Campuspedia. (merdeka)

KALTIM.FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melakukan merespons cepat dengan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) menyusul viralnya curhatan seorang peserta magang di Campuspedia yang digaji hanya Rp100.000 per bulan dan didenda Rp500.000 jika resign.

Sidak itu dilakukan pada Sabtu (30/10/2021) di Kantor Campuspedia yang berlokasi di Surabaya.

Dari hasil Sidak itu, tim Binwasnaker dan K3 Kemenaker memastikan informasi yang beredar terkait pemberian gaji yang kecil dan pemberlakuan denda kepada peserta magang adalah benar.

“Dari penjelasan CEO Campuspedia, saudara Akbar Maulana, kita mendapatkan informasi bahwa memang benar apa yang beredar sebagaimana diinformasikan, tapi hal yang berkaitan dengan denda 500.000 itu memang diakui pernah terjadi seperti itu,” ucap Direktur Pemagangan Ali Hapsah melalui keterangan tertulis, seperti dilansir Bisnis, Minggu (31/10/2021).

Ali mengatakan manajemen Campuspedia menyadari tindakannya tidak tepat dan berencana mengembalikan dana denda yang telah diterimanya kepada peserta magang.

“Ada niat baik dari mereka untuk mengembalikan dana itu kepada orang-orang yang pernah memberikan. Namun, meskipun ada aturan denda, tidak serta merta denda itu dibayarkan oleh peserta magang. Ada yang membayarkan, ada yang tidak membayarkan,” kata dia.

Ali menerangkan para peserta magang di Campuspedia merupakan para mahasiswa. Menurut dia, pemagangan itu tidak terkait dengan perhatian kementeriannya.

Lantaran, pemagangan yang diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2020 menyasar para pencari kerja dan pekerja untuk meningkatkan kompetensinya.

Komentar

VIDEO TERKINI