Alimatul Qibtiyah: Kampus Jadi Ladang Kekerasan Seksual

1 November 2021

Ketua Subkomisi Pendidikan Komnas Perempuan Alimatul Qibtiyah. (int)

KALTIM.FAJAR.CO.ID – Banyak kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan yang tak terekspos. Korban maupun yang mengetahui tidak mau melaporkan.

Menurut Ketua Subkomisi Pendidikan Komnas Perempuan Alimatul Qibtiyah banyak kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi Indonesia yang tidak dilaporkan oleh korban ataupun pihak yang mengetahuinya.

“Kasus-kasus kekerasan seksual di perguruan tinggi itu lumayan banyak. Kalau sekarang terasa adem ayem, itu karena memang banyak korban yang tidak melapor,” katanya dalam webinar nasional “Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi” yang diunggah kanal YouTube Universitas Ahmad Dahlan, Sabtu (30/10).

Berdasarkan hasil survei Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang menunjukkan sebanyak 77 persen dosen menyatakan kekerasan seksual pernah terjadi di kampus dan 63 persen dari mereka tidak melaporkan kasus yang diketahuinya itu.

Ketua Subkomisi Pendidikan Komnas Perempuan ini juga memaparkan beberapa tindakan kekerasan seksual yang sudah sepatutnya dilaporkan oleh para korban kepada pihak perguruan tinggi atau kampus.

Komentar

VIDEO TERKINI