Dua Muncikari Divonis Berbeda, Muhammad Yus Divonis 3 Tahun sedang Dora 10 Bulan Penjara

18 Oktober 2021

Pelaku tindak pidana perdagangan orang, saat diamankan pihak kepolisian, belum lama ini. (prokal)

KALTIM.FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tarakan menjatuhkan hukuman pidana penjara berbeda, untuk dua terdakwa kasus human trafficking.

Muhammad Yus divonis pidana 3 tahun penjara ditambah denda Rp 120 juta dengan ketentuan jika tidak dibayar akan diganti pidana kurungan 3 bulan. Kemudian Devita Ariyani alias Dora divonis 10 bulan penjara.

Dalam pembelaan yang dibacakan Penasihat Hukumnya, Nunung Tri Sulistyawati dan dibacakan Dora juga di persidangan. Mereka meminta Majelis Hakim membebaskan semua tuntutan atau diberikan hukuman yang seringan-ringannya.

“Saya memohon ampun, Majelis Hakim menjatuhkan hukuman yang seringan-ringannya atas apa yang sudah saya perbuat. Saya masih berjuang membiayai tiga orang anak saya,” ujar Dora, dalam pembelaannya dua pekan lalu di persidangan.

Sebelumnya, atas dua terdakwa ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta Majelis Hakim menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara. Namun, Majelis Hakim menjatuhkan hukuman lebih ringan dengan vonis yang berbeda untuk kedua terdakwa.

“Menyatakan terdakwa Devita Ariyani terbukti secara sadar dan meyakinkan melakukan tindak pidana, dengan sengaja turut serta dilakukannya perbuatan cabul oleh orang lain dengan orang lain, dan menjadikannya mata pencaharian, sebagaimana dalam dakwaan alternatif ketiga. Menjatuhkan pidana dengan pidana penjara 10 bulan,” dikutip dalam laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Tarakan.

Komentar

VIDEO TERKINI