Covid-19 Melonjak, 57 Persen Warga Rusia Tak Takut

15 Oktober 2021

Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Rusia.

KALTIM.FAJAR.CO.ID, MOSKOW — Rusia melaporkan angka kasus Covid-19 mencapai rekor. Sementara angka kematian hampir seribu jiwa dalam sehari.

Pada Minggu (3/10) Rusia melaporkan jumlah kematian harian akibat Covid-19 tertinggi sejak dimulainya pandemi untuk kelima kalinya dalam seminggu. Sebanyak 890 orang meninggal karena penyakit tersebut. Jumlah infeksi terbaru menembus 25.769 sehari.

Apa penyebabnya? Rupanya cakupan vaksinasi masih rendah. Presiden Vladimir Putin pada akhirnya secara konsisten mendesak orang-orang Rusia untuk divaksinasi.

“Covid-19 berbahaya, berbahaya bagi hidup Anda. Vaksin itu tidak berbahaya,” tegas Putin.

Sejauh ini baru 29 persen orang di Rusia yang divaksinasi lengkap. Dan, hampir 33 persen telah menerima dosis tunggal.

Sebuah survei independen mengungkapkan 33 persen orang yang disurvei mengatakan mereka takut akan efek samping, 20 persen mengatakan mereka menunggu selesainya uji klinis, dan 16 persen tidak melihat alasan untuk divaksinasi. Rusia menyelesaikan uji klinis fase 3 vaksin Sputnik V pada 30 September.

Dari mereka yang disurvei, 57 persen mengatakan mereka tidak takut terkena Covid-19. Jumlah yang sama, antivaksin mengatakan mereka menentang vaksinasi wajib.

Seorang filsuf dan ahli bioetika kelahiran Rusia dr. Anna Gotlib mengatakan kepada Medical News Today bahwa faktor lain adalah ketidakpercayaan lama terhadap pemerintah federal di Rusia yang dapat membuat orang terjebak.

Komentar

VIDEO TERKINI