LBH Makassar Tuding Polres Lutim Langgar Aturan saat Kunjungi dan Liput Korban

13 Oktober 2021

Ilustrasi Perkosaan Anak. (int)

KALTIM.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar menyayangkan pihak Polres Luwu Timur dan P2TP2A Luwu Timur, yang mengunjungi dan meliput ibu dari tiga korban kasus dugaan pemerkosaan.

Polres Luwu Timur dan P2TP2A Luwu Timur pun dituding telah melanggar aturan. Apalagi dalam kunjungannya itu beberapa waktu lalu, tanpa ada pendamping hukum dari korban.

“Kedatangan pihak tersebut lagi-lagi menyalahi prinsip perlindungan terhadap anak korban. Tindakan tersebut menunjukkan kembali Polres Luwu Timur dan P2TP2A Luwu Timur, tidak memiliki perspektif perlindungan korban dalam menangani kasus anak,” kata Kadiv Perempuan, Anak, dan Disabilitas LBH Makassar, Resky Pratiwi, Rabu (13/10/2021).

“Polres Luwu Timur dan P2TP2A Luwu Timur seharusnya memahami bahwa kedatangan mereka, beserta publikasi dan peliputan oleh media telah menyalahi prinsip perlindungan khusus terhadap anak yang berhadapan dengan hukum yakni hak atas kerahasiaan identitas,” sambungnya dalam keterangannya.

Menurut Resky, sebagaimana dalam Pasal 17 ayat (2) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

“Bunyinya menyatakan bahwa ‘Setiap anak yang menjadi korban atau pelaku kekerasan seksual atau yang berhadapan dengan hukum berhak dirahasiakan.” terang Resky.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Luwu Timur, AKBP Silvester enggan mengomentari terhadap kegiatan kunjungannya itu. Perwira polisi dua melati ini mengarahkan awak media mengkonfirmasi ke Polda Sulsel.

“Konfirmasi ke Polda Sulsel saja. Maaf ya pak,” singkatnya dalam sambungan telepon.Sebelumnya, Mabes Polri akan membuka kembali kasus dugaan pemerkosaan tiga bocah di Luwu Timur, jika terdapat bukti baru untuk melanjutkan kasus yang dihentikan atau SP3 pada Desember 2019 lalu.

Pihaknya pun mempersilakan ibu korban melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, untuk menyerahkan bukti baru yang mereka miliki untuk membuka kembali kasus ini.

Komentar

VIDEO TERKINI