Belasan Anak Remaja di Tarakan Tawuran, Sebab Saling Ejek Nama Orang Tua di Medsos

13 Oktober 2021

Puluhan remaja yang bertikat pada Minggu (10/10) dini hari lalu dikumpulkan di aula Polsek Barat untuk diberikan edukasi bersama dengan para orang tua.

Para remaja yang bertikai tersebut ada yang diketahui membawa senjata tajam (sajam) jenia badik saat tawuran terjadi. Pihaknya sudah menerima laporan dari keluarga korban, dari status media sosial (medsos) ada yang meng-update status berisi foto dan video pasca tawuran ini.

Iptu Angestri menerangkan, awalnya para pelaku dan korban ini saling kenal. Hal yang menjadi cerita dalam intrik permasalahan, berasal dari mantan pacar salah satu keluarga korban yang sudah putus. Antara mantan pacar kakak korban, berteman dengan korban.

Akhirnya saling ejek dan menyebut nama orang tua dari korban. “Sebenarnya masalah ini sepele akhirnya jadi besar. Kami kemudian meredam permasalahan agar tidak terjadi konflik SARA,” jelasnya.

Para pelaku kemudian diserahkan kembali kepada orang tua, karena masih di bawah umur. Nantinya, Polsek akan memanggil pihak sekolah untuk memberikan pengarahan. Saat ini beberapa pelaku sudah diberikan edukasi bahkan diminta memohon maaf kepada orang tuanya.

Selain itu ia juga meminta agar para orang tua tidak dengan mudah meminjamkan kendaraan roda dua kepada anak yang masih berusia di bawah umur dan tidak memiliki SIM. Kendaraan roda dua ini bisa menjadi alat transportasi para anak-anak remaja untuk saling menjemput temannya dan melakukan tawuran.

“Kami imbau kepada para orang tua masing-masing agar lebih mengawasi dan intens mengontrol putra-putrinya di jam malam. Apalagi di waktu malam Minggu. Terlebih lagi sampai memberikan kendaraan roda dua,” ujarnya. (prokal)

Komentar

VIDEO TERKINI