Belasan Anak Remaja di Tarakan Tawuran, Sebab Saling Ejek Nama Orang Tua di Medsos

13 Oktober 2021

Puluhan remaja yang bertikat pada Minggu (10/10) dini hari lalu dikumpulkan di aula Polsek Barat untuk diberikan edukasi bersama dengan para orang tua.

KALTIM.FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Didasari dengan saling ejek via chat di Instagram, belasan remaja terlibat tawuran di Jalan Gajah Mada, depan Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) pada Minggu (10/10) dini hari lalu, sekira pukul 01.00 Wita.

Diketahui para pemuda tersebut bertikai dengan jumlah yang tidak imbang. Mereka juga bukan warga dari Jalan Gajah Mada melainkan pemuda dari berbagai kelurahan di Tarakan.

Kapolsek Tarakan Barat Iptu Angestri menuturkan, salah satu korban berinsial IK mengatakan bahwa orang tuanya diejek di media sosial, kemudian korban tidak terima dan mengajak duel.Bahkan para pelaku dan korban saling menentukan tempat di mana akan bertikai untuk menyelesaikan masalah tersebut. “Dari rangkaian ini, korban kemudian mengumpulkan teman lainnya untuk berkelahi,” ujarnya.

Perkelahian tidak imbang. Dari korban membawa tiga orang temannya, sedangkan pelaku membawa belasan orang. Bahkan para pelaku saat ditanyai oleh pihak kepolisian mengaku ada banyak orang yang saat kejadian di lokasi.

Selanjutnya, pada Minggu siang, para pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan berhasil diamankan dan digiring ke Polsek Tarakan Barat untuk dimintai keterangan.

Ada sembilan remaja yang diamankan. Setelah didata, semua pelaku rata-rata masih berstatus pelajar di kelas VIII dan IX salah satu SMP di Tarakan. Alamat para remaja ini juga bervariasi, namun rata-rata tinggal di Kelurahan Kampung Empat, Kelurahan Sebengkok dan Jalan Mulawarman.

“Kami kumpulkan para anak-anak ini bersama orang tua dan walinya. Kami coba mediasi untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Sepakat biaya pengobatan ditanggung secara gotong royong dari masing-masing keluarga pelaku dan itu secara sadar tanpa paksaan,” imbuhnya.

Komentar

VIDEO TERKINI