Azis Syamsuddin Bantah Punya Orang Dalam, KPK Tidak Percaya dan Tetap Akan Mendalami

11 Oktober 2021

KPK mendalami dugaan delapan orang kepercayaan mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin di lingkungan KPK. Hal ini setelah mencuatnya dugaan 'orang dalam'. (JAWA POS)

KALTIM.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan delapan orang kepercayaan mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin di lingkungan KPK. Hal ini setelah mencuatnya dugaan ‘orang dalam’ yang membantu Azis di KPK.

“Dikonfirmasi mengenai dugaan adanya ‘orang dalam’ KPK yang membantu tersangka,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (11/10).

Dugaan adanya ‘orang dalam’ ini muncul dalam persidangan mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (4/10) lalu.

Dalam kesaksian Sekretaris Daerah nonaktif Tanjungbalai, Yusmada mengamini kalau Azis memiliki delapan orang kepercayaan di lingkungan KPK. Salah satunya, mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju yang kini terjerat dalam perkara dugaan suap pengurusan perkara Kota Tanjungbalai.

Menurut Ali, Azis membantah terdapat penyidik lain selain Stepanus Robin Pattuju yang membantunya di KPK. “Tersangka AZ menerangkan dihadapan penyidik bahwa tidak ada pihak lain di KPK yang dapat membantu kepentingannya selain SRP,” ucap Ali.

Juru bicara KPK bidang penindakan ini mengklaim, pihaknya tidak begitu saja percaya dengan pernyataan Azis. Ali mengklaim tetap akan mendalami dugaan tersebut dengan saksi-saksi lainnya.

“Walaupun demikian, tentu KPK tidak berhenti sampai disini, terkait hal tersebut akan dikonfirmasi kembali kepada para saksi lainnya,” papar Ali.

Dalam perkaranya, mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menjadi tersangka tunggal dalam kasus ini. Azis menjanjikan uang senilai Rp 4 miliar kepada mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju. Tetapi yang baru terealisasi sejumlah Rp 3,1 miliar.

Komentar

VIDEO TERKINI