HMI Menunggu Langkah Tegas Aparat terhadap Tambang di Muang Dalam

10 Oktober 2021

Puluhan mahasiswa menggelar aksi di markas besar Polresta Samarinda terkait pertambangan ilegal di Muang Dalam.

KALTIM.FAJAR.CO.ID – Pengerukan “emas hitam” di atas lahan seluas lebih dari 11 hektare itu memang sudah menjadi perhatian publik Kota Tepian. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Samarinda salah satunya yang memerhatikan permasalahan ini.

Mereka menuntut para dalang di balik tambang ilegal ditindak tegas. Tuntutan itu disuarakan, kemarin (8/10), saat berunjuk rasa di Polresta Samarinda. Mereka meminta aparat kepolisian mengambil langkah tegas yang dinilai selama ini belum dilakukan.

Padahal, kegiatan ilegal itu sudah berlangsung sekitar empat tahun. Ketua HMI Cabang Samarinda Nur Hariyani mengatakan, aksi yang digelar itu didasari keresahan masyarakat Muang Dalam atas adanya pertambangan ilegal.

Sebelumnya dia bersama rekannya telah menggelar diskusi secara langsung dengan masyarakat sekitar dan turut mengecek lokasi pertambangan ilegal seluas 11 lapangan sepak bola tersebut.

“Kami sudah diskusi dengan warga sejak tanggal 26 bulan dan sudah melihat langsung lokasinya. Bahkan ada dalam pemberitaan jika para penambang ilegal ini sempat bebas berunding dengan masyarakat, ini menjadi keresahan, makanya kami minta polisi turun tangan,” terangnya.

Menurut dia, aparat memang harus mengambil sikap terhadap permasalahan lingkungan tersebut. Sebab, dalam pernyataan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim telah menyatakan jika lokasi aktivitas tersebut berada di luar konsesi perusahaan pertambangan.

Para oknum pertambangan ilegal pun telah melanggar Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba. “Kami ingin ada penindakan tegas. Kami butuh kepastian terkait hal ini,” ucapnya.

Dalam aksi yang digelar kemarin, para mahasiswa diminta masuk ke ruang gelar perkara Satreskrim Polresta Samarinda. Menyampaikan tuntutan yang dibawa dan didampingi Kabag Ops Polresta Samarinda, Kompol Ahmad Andi Suryadi selaku perwakilan Polresta Samarinda.

Komentar

VIDEO TERKINI