Kasus Dugaan Pemerkosaan Cristiano Ronaldo, Hakim Nevada Rekomendasikan Penghentian Perdata Ini

8 Oktober 2021

Cristiano Ronaldo. (Foto: AP via Sky Sports)

KALTIM.FAJAR.CO.ID, MANCHESTER — Kasus penyerangan seksual yang dituduhkan kepada penyerang Manchester United, Cristiano Ronaldo direkomendasikan untuk dihentikan. Seorang hakim Nevada telah merekomendasikan penghentian kasus perdata ini.

Pada 2018, CR7 dituduh oleh seorang perempuan bernama Kathryn Mayorga memperkosanya di hotel Las Vegas. Kejadian itu ia klaim terjadi sembilan tahun sebelumnya atau tak lama sebelum Ronaldo pindah ke Real Madrid.

Ronaldo, yang kembali ke United awal tahun ini, dengan tegas membantah tuduhan itu dan bersikeras bahwa hubungan seksual antara keduanya adalah suka sama suka. Namun, masalah ini tak pernah sepenuhnya berakhir.

Kisah Mayorga diceritakan di majalah Jerman Der Spiegel, yang pertama kali mengetahui tuduhan terhadap Ronaldo melalui dokumen yang disediakan oleh proyek Football Leaks. Leslie Stovall, pengacara Mayorga, mempresentasikan dokumen yang diperoleh melalui Football Leaks sebagai bagian dari kasus perdata terhadap Ronaldo.

Dalam sebuah rekomendasi kepada pengadilan distrik AS di Nevada, hakim hakim Daniel Albregts mengatakan dokumen yang bocor itu merupakan komunikasi istimewa antara Ronaldo dan pengacaranya.

Komentar

VIDEO TERKINI