Dibalik Pembunuhan Perempuan Cantik Juwanah, Sempat Ingin Menyetubuhi

29 September 2021

Tersangka saat digiring polisi.

KALTIM.FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – Pisau dapur sepanjang sekitar 15 sentimeter jadi alat bukti bahwa Rendi Sardani (25) adalah otak dari hilangnya Juwanah alias Julia, perempuan berparas ayu yang merupakan rekan kerja pelaku di sebuah perusahaan investasi berjangka.

Tragis, korban ditemukan dengan kondisi tinggal tulang-belulang di kawasan Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara. Nah, Senin (27/9), polisi membeberkan kasusnya.

Laporan hilangnya Juwanah membuat polisi membentuk tim gabungan. Polda Kaltim, Satreskrim Polresta Samarinda, dan polsek jajaran. “Tim yang menyelidiki mengerucut ke nama terduga pelaku RS (Rendi),” ujar Wakapolresta Samarinda AKBP Eko Budiarto.

Perwira menengah berpangkat melati dua itu menegaskan, tak ada hubungan khusus antara korban dan pelaku. “Tapi memang sempat dia (RS) berharap ada balasan perhatian dari korban,” sambung Eko. Kejadian nahas yang menimpa perempuan yang besar di Muara Ancalong, Kutai Timur, Senin (6/9) lalu (selebihnya lihat infografis).

Menurut penjelasan Eko, korban meminta tolong kepada pelaku untuk bertemu salah satu calon nasabahnya, dan disanggupi. Namun, sebelum menjemput di kediaman korban Jalan Anang Hasyim, Samarinda Ulu, Rendi sudah membeli pisau seharga Rp 18 ribu di salah satu mini market di Jalan Kadrie Oening. “Pelaku membunuh dengan cara menusuk menggunakan pisau,” tambahnya.

Tusukan dua kali di bahu, satu di perut. “Dua tusukan pertama dilakukan di dekat kediaman korban, dan sempat menyikut korban di wajah. Tusukan selanjutnya di perut dilakukan di Jalan P Suryanata, kemudian korban diikat menggunakan tali rafia di bagian leher. Korban saat itu memang masih hidup, tapi kondisinya sekarat sebelum dibuang di daerah Kukar,” jelasnya.

Komentar

VIDEO TERKINI