Saat OTT di Hulu Sungai Utara Kalsel, KPK Amankan Rp 345 Juta

17 September 2021

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. Foto: (ANTARA)

KALTIM.FAJAR.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan berbagai dokumen dan uang sejumlah Rp 345 juta saat operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, Rabu (15/9).

“Adapun barang bukti yang saat ini telah diamankan di antaranya berbagai dokumen dan uang sejumlah Rp 345 juta,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat jumpa pers seperti dikutip Antara, Kamis (17/9/2021).

Alex menjelaskan dalam OTT tersebut, tim KPK total menangkap tujuh orang pada Rabu (15/9) malam, yaitu Maliki (MK) selaku Plt Kepala Dinas PU pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Hulu Sungai Utara sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Marhaini (MRH) dari pihak swasta/Direktur CV Hanamas, Fachriadi (FH) dari pihak swasta/Direktur CV Kalpataru.

Selanjutnya, Khairiah (KI) selaku PPTK Dinas PUPRP Kabupaten Hulu Sungai Utara, Latief (LI) selaku mantan ajudan Bupati Hulu Sungai Utara, Kepala Seksi pada Dinas PUPRP Hulu Sungai Utara Marwoto (MW), dan Mujib (MJ) selaku orang kepercayaan Marhaini dan Fachriadi.

Dalam tangkap tangan, Alex mengatakan pada Rabu (15/9), tim KPK menyambut informasi dari masyarakat akan adanya asumsi terjadinya penerimaan sejumlah uang oleh penyelenggara negara yang diduga telah disiapkan dan diserahkan oleh Marhaini dan Fachriadi.

“Tim KPK selanjutnya bergerak dan mengikuti MJ (Mujib) yang telah mengambil uang sejumlah Rp 170 juta di salah satu bank di Kabupaten Hulu Sungai Utara dan langsung mengantarkannya ke rumah kediaman MK (Maliki),” ujar Alex.

Setelah uang diperoleh Maliki, tim KPK kemudian menangkap Maliki dan ditemukan uang sebesar Rp 175 juta dari pihak lain bersama beberapa akta proyek.

Komentar

VIDEO TERKINI