Kericuhan Dua Kelompok, Berawal dari Penyerangan di Wisma Mulia Inn Kendari

15 September 2021

Polisi dapat menghalau bentrokan dari dua kelompok. (ismar/FNN)

KALTIM.FAJAR.CO.ID, KENDARI – Kronologi kejadian Bentrokan dua Kelompok di Kendari yang dihimpun dari berbagai sumber.

Berawal dari kejadian penyerangan di Wisma Mulia Inn di Jalan Bunga Tanjung Kelurahan Tipulu Kecamatan Kendari pada Hari Senin (13/9) sekira pukul 02.30 WITA.

Dalam video amatir yang berdurasi 2 menit 12 detik yang diterima fajar.co.id, insiden penyerangan ini dilakukan oleh tiga orang yang tidak dikenal yang datang berboncengan dengan sebuah motor.

Dan penyerangan tiga orang ini menimbulkan bentrokan dengan penjaga wisma bernama Sanib, dan beberapa orang lainnya, dan tamu wisma yang diketahui bernama Ahmad Baso, Ketua salah satu ormas di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, dan tiga pelaku setelah melakukan penyerangan lalu melarikan diri mengunakan satu unit sepeda motor.

Selanjutnya, esok harinya pada Hari Senin (13/9) pada siang hari menjelang sore, pantauan jurnalis fajar.co.id saat hendak menuju kearah Kendari Beach, terlihat ada sekelompok massa yang membawa senjata tajam dari berbagai ormas terlihat berkumpul di Dekat Taman Kendari Water Sport di Kelurahan Tipulu Kecamatan Kendari Barat, dan selanjutnya menuju ke arah Tempat Pelelangan Ikan, karena menduga tiga pelaku penyerangan sedang berada ditempat tersebut.

Kedatangan ormas ini, menimbulkan ketegangan di sekitar lokasi tersebut, dan selanjutnya massa menuju Ke Kantor Polsek Kemaraya. pergerakan Massa ini kawal Ketat oleh Polres Kendari.

Dan berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber bahwa pada malam itu Senin (13/9), masalah di areal pelelangan dapat diselesaikan dengan pertemuan beberapa tokoh dan kemudian hanya meminta kepada kepolisian untuk menangkap tiga pelaku penyerangan tersebut.

Setelah reda, publik Kota Kendari dikagetkan sekira Pada Hari Selasa (14/9) sekira Pukul 09.30 WITA beredarnya sebuah Video di media sosial ada kerumunan massa di sekitar Jalan Depan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kendari yang memblokade Jalan dan Membakar Ban Bekas, dan terlihat dalam video tersebut sekelompok orang membawa senjata tajam dan kayu.

Dalam sebuah video amatir berdurasi 0,21 detik, terlihat ada seseorang bernama Bustam sedang mencabut sebilah badik sambil mengatakan mencari dan menantang Ahmad Baso.

Komentar

VIDEO TERKINI