Melompat Berpelukan, Dua Bocah Tenggelam di Sungai Irigasi

8 September 2021

Jajaran Polsek Tapin Tengah bersama TNI dan warga memasang garis polisi di lokasi kejadian tenggelamnya dua anak. | Foto: Polsek Tapin Tengah (prokal)

KALTIM.FAJAR.CO.ID, RANTAU – Dua bocah tenggelam di sebuah sungai irigasi di Desa Tirik, Kecamatan Tapin Tengah.

Bocah yang ditemukan tenggelam itu berinisial SA (11) dan RE (10) yang sama-sama warga Desa Tirik, Kecamatan Tapin Tengah.

Kapolsek Tapin Tengah, Iptu M Halim Harahap membenarkan kejadian tenggelamnya dua orang anak di sungai irigasi.

“Tenggelamnya dua orang anak itu terjadi, Senin (6/9) sekira pukul 11.00 Wita,” jelasnya, malam.

Diceritakannya, awal mula kedua bocah tersebut mandi bersama satu orang bocah lainnya di sungai irigasi. Dua orang korban tersebut menceburkan diri bersamaan, dengan cara berpelukan.

“Tapi setelah itu, mereka tidak timbul ke permukaan air,” jelasnya.

Teman korban lainnya yang berinisial AP (11) panik, dan berteriak minta tolong ke warga di sekitar lokasi. Tapi tidak ada yang mendengar, karena jarak yang cukup jauh.

“Ia langsung ke pemukiman penduduk dan bertemu warga untuk meminta tolong,” tuturnya.

Mereka pun langsung ke sungai irigasi mencari dua bocah yang tenggelam. Beberapa saat menyisir, kedua korban berhasil ditemukan dalam posisi berpelukan dengan keadaan sudah meninggal dunia.

“Langsung dibawa ke rumah masing-masing. Kemudian warga lainnya melaporkan kejadian ini ke Polsek,” katanya.

Usai didatangi anggota Polsek Tapin Tengah, kedua keluarga korban menolak untuk dilakukan visum dan autopsi.

“Mereka menerima kedua korban meninggal secara wajar atau memang sudah musibah,” jelasnya. (prokal)

Komentar

VIDEO TERKINI