Koruptor Terlalu Halus, Quraish Shihab: Bagusnya Disebut Pencuri

30 Agustus 2021

Cendekiawan Muslim Indonesia, Muhammad Quraish Shihab

KALTIM.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Cendekiawan Muslim Indonesia, Muhammad Quraish Shihab mengatakan, penyebutan koruptor bagi terpidana korupsi dinilai terlalu halus. Kata pencuri dianggapnya lebih pantas bagi mereka.

“Kenapa orang miskin yang mengambil bukan haknya dinamai pencuri, sementara pejabat atau pegawai, kita namai koruptor. Dia itu pencuri,” tegas Quraish Shihab, dikutip NU Online, Senin (30/8/2021).

Pendiri Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ) itu mengatakan, para koruptor tidak mempunyai rasa malu, sehingga mereka wajib dipermalukan dengan sebutan pencuri.

Sebab, banyak fakta membuktikan para koruptor masih berlenggang-kangkung, bergelak-tawa di masa hukumannya.

“Tidak cukup dengan hanya mengenakan pakaian kuning dan dihukum saja, melainkan harus dipermalukan sampai mereka sadar. Jadi intinya koruptor itu harus dipermalukan, itu satu,” katanya.

Komentar

VIDEO TERKINI