Amerika dan NATO Gagal Sejak Awal, Afghanistan Jatuh ke Tangan Taliban

17 Agustus 2021

Pejuang Taliban menguasai istana kepresidenan Afghanistan setelah Presiden Ashraf Ghani melarikan diri dari negara itu. Foto: Zabi Karimi/ AP - Aljazeera

KALTIM.FAJAR.CO.ID, MOSKOW – Mikhail Gorbachev, pemimpin Uni Soviet ketika negara komunis itu menarik pasukannya dari Afghanistan pada 1989, ikut mengomentari kembali berkuasanya Taliban. Menurut dia, invasi Amerika Serikat dan NATO ke Afghanistan sudah gagal sejak awal.

Mantan presiden Uni Soviet yang kini berusia 90 tahun tersebut menganggap keberadaan Soviet di Afghanistan sebagai kesalahan politik yang menguras sumber daya berharga.

Pemerintah dukungan Soviet di Afghanistan bertahan selama tiga tahun setelah Moskow menarik pasukannya, tetapi tidak pernah pulih dari keputusan Rusia yang memangkas bantuan kepada mereka setelah Soviet runtuh pada Januari 1992.Pemerintah Afghanistan pun jatuh ke tangan Taliban di tahun yang sama. Seperti dikutip kantor berita Rusia RIA, Gorbachev mengatakan NATO dan Amerika Serikat tak punya peluang untuk berhasil di Afghanistan dan telah salah memosisikan keberadaan mereka sendiri di sana.

Komentar

VIDEO TERKINI