Moeldoko Somasi ICW, Perihal Peredaran Ivermectin serta Ekspor Beras

3 Agustus 2021

Kurnia Ramadhana.

KALTIM.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memberikan somasi kepada Indonesia Corruption Watch (ICW) yang tidak terima dituding ikut dalam bisnis obat Ivermectin.

“ICW sudah menerima surat somasi yang dilayangkan oleh Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, melalui kuasa hukumnya,” kata peneliti ICW, Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Selasa (3/8).

“Kami bersama dengan sejumlah kuasa hukum sedang mempelajari poin-poin yang tertuang dalam somasi tersebut,” tegas Kurnia.

Sebelumnya, Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko melalui kuasa hukumnya Otto Hasibuan membantah tudingan jika kliennya terlibat peredaran Ivermectin maupun ekspor beras. Hal itu menjawab tudingan Indonesia Corruption Watch (ICW).

“Bahwa tuduhan dan pernyataan ICW tersebut tidak bertanggungjawab karenanya merupakan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap klien kami dan telah merusak nama baik klien kami, baik secara pribadi maupun sebagai Kepala Staf Presiden,” ujar Otto kepada wartawan, Kamis (29/7).

Otto menyampaikan, Moeldoko tidak memiliki hubungan hukum dengan PT Harsen Laboratories selaku produsen Ivermectin. Moeldoko dipastikan bukan pemegang saham maupun terlibat di dalam direksi.

Kondisi yang sama juga terjadi di PT Noorpay Nusantara Perkasa. Di mana Moeldoko tidak pernah melakukan hubungan bisnis Ivermectin maupun impor beras, meskipun dia menjabat sebagai Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

Komentar

VIDEO TERKINI