Hari ASI Sedunia, Ibu Perlu Konsisten dan Jaga Diri saat Covid-19

2 Agustus 2021

KONSISTEN: Sherly Lembono menunjukkan ASI yang didonorkan kepada anak-anak kurang beruntung di berbagai panti asuhan di Surabaya. (Riana Setiawan/Jawa Pos)

KALTIM.FAJAR.CO.ID – Kampanye pemberian ASI (air susu ibu) eksklusif terus digenjot oleh berbagai konselor dan pegiat. Selain memenuhi nutrisi yang dibutuhkan bayi, ASI disebut mampu membantu pembentukan imunitas tubuh lebih baik. Hal tersebut juga digiatkan oleh Sherly Lembono yang setahun terakhir turut aktif dalam kampanye tersebut.

Pada momen Hari ASI Sedunia yang jatuh pada Minggu (1/8), Sherly juga menekankan pentingnya konsistensi dalam memompa ASI. Memompa dan menyimpan ASI butuh strategi. ”Saat aktif-aktifnya di usia enam bulan pertama anakku, pompa ASI bisa setiap dua jam,” ucapnya.

Sherly mengatakan, saat ibu kurang disiplin memompa ASI, bisa jadi produksinya akan menurun. Hal tersebut juga dialaminya sebulan terakhir. Pada pekan pertama terkena Covid-19, dia masih sempat menjaga ritme pompa ASI. ”Tapi semakin berat obatnya, ASI yang dihasilkan enggak boleh diberikan ke bayi kan,” ucapnya.

ASI yang sehat memang ASI yang diproduksi saat ibu tak mengonsumsi obat-obatan. Hal tersebut menjaga supaya kandungan obat tak ikut dikonsumsi bayi yang sehat. Sherly kemudian tak lagi memompa ASI. Dia hanya memberikan ASI yang sebelumnya distok.

Komentar

VIDEO TERKINI